Dubes Yaman Buka Peluang Kemitraan Strategis dengan PC Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung

BANDUNG – Duta Besar Republik Yaman untuk Republik Indonesia, H.E. Salem Ahmed Balfakeeh, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Cabang (PC) Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung pada Jumat (07/08/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan persahabatan, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Duta Besar Yaman untuk menjajaki peluang kemitraan strategis dengan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung di berbagai sektor.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah potensi kerja sama konstruktif yang saling menguntungkan, meliputi bidang pendidikan Islam, pengajaran Bahasa Arab, pertukaran pelajar dan guru, kunjungan akademik, pengembangan sumber daya manusia (SDM), program kemanusiaan, hingga penjajakan kerja sama ekonomi.

Jejak Sejarah dan Hubungan Intelektual
Dalam kesempatan tersebut, pengurus PC Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung turut memaparkan sejarah panjang perjalanan Al-Irsyad serta keterkaitannya secara intelektual dengan dunia Islam internasional.
Ketua PC Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung, Ir. Helmi A. Ba’asyir, menjelaskan bahwa sejarah Al-Irsyad tidak dapat dipisahkan dari sosok Syekh Ahmad Surkati, seorang ulama dan pembaharu Islam asal Sudan yang pernah menimba ilmu di Makkah dan Madinah sebelum berkiprah di Indonesia.
“Sejarah ini membuktikan adanya jalinan intelektual yang panjang antara dunia Islam dan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Al-Irsyad juga telah melahirkan banyak tokoh bangsa, salah satunya Prof. Dr. H. Rasyidi yang dikenal sebagai Menteri Agama pertama Republik Indonesia,” ungkap Helmi.

Memperkuat Bahasa Arab dan Kolaborasi Global
Dalam dialog tersebut, pengembangan pembelajaran Bahasa Arab menjadi salah satu fokus perhatian utama. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses luas bagi para siswa, guru, dan kader Al-Irsyad untuk memperoleh pengalaman internasional serta mengenal lebih dekat kebudayaan, sejarah, dan sistem pendidikan di Yaman.
Selain sektor pendidikan dan keilmuan, kedua belah pihak juga membuka ruang bagi penguatan jejaring lembaga, program sosial kemanusiaan, serta peluang kerja sama ekonomi yang disesuaikan dengan kapasitas dan kepentingan bersama.
PC Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung menyambut hangat ketertarikan Duta Besar Yaman dan berharap silaturahmi ini menjadi pijakan awal menuju aksi nyata yang berkelanjutan.
“InsyaAllah, kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk membangun kemitraan antara Al-Irsyad Al-Islamiyyah dengan Republik Yaman, khususnya dalam bidang pendidikan, Bahasa Arab, pertukaran pelajar, pengembangan SDM, kemanusiaan, dan peluang ekonomi,” pungkas perwakilan pengurus.
Kunjungan diplomatik ini tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan persahabatan Indonesia–Yaman, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi generasi muda dan masyarakat di masa depan.
Dari silaturahmi, tumbuh kepercayaan. Dari sejarah, terbuka peluang kemitraan. Dari ukhuwah, lahir kerja sama untuk masa depan.



