✨ Terbaru! SAI Vol 34 Juli 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaBerita Pusat

PP Al Irsyad Al Islamiyyah Gelar Pelatihan Ilmu Falak Tahap I, Siapkan Pembentukan Komite Hisab dan Ru’yah

JAKARTA — Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah menyelenggarakan Pelatihan Ilmu Falak Tahap I sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pembentukan Komite Hisab dan Ru’yah Al Irsyad Al Islamiyyah. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (08/08/2026) di Sekretariat PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Kalibata, Jakarta Selatan.

Pelatihan diikuti oleh puluhan peserta perwakilan dari berbagai Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Cabang (PC) Al Irsyad Al Islamiyyah se-Indonesia. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus PP Al Irsyad Al Islamiyyah yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kapasitas kader di bidang hisab dan rukyat.

Membangun Kader Falakiyah yang Kompeten

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Prof. Faisol Nasar bin Madi, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan ikhtiar nyata organisasi dalam membangun kapasitas kader di bidang ilmu falakiyah, sekaligus menyiapkan SDM yang mampu menjawab berbagai persoalan ibadah umat.

Apresiasi senada disampaikan Ketua I PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Prof. Misri Gozan. Beliau berharap pelatihan ini dapat diselenggarakan secara berkesinambungan.

“Ini adalah langkah awal yang sangat penting. Kami berharap kompetensi keilmuan dan keterampilan praktis peserta terus berkembang, sehingga Komite Hisab dan Ru’yah Al Irsyad Al Islamiyyah yang terbentuk nantinya dapat memberikan manfaat luas bagi persyarikatan dan umat,” ujar Prof. Misri.

Integrasi Syariat, Praktik Regulasi, dan Teknologi Digital

Rangkaian materi diawali dengan paparan dari Ustadz Ikrimah Arfan mengenai Ilmu Falak dalam Perspektif Islam. Sesi ini membekali peserta tentang kedudukan ilmu falak dalam tradisi keilmuan Islam serta perannya dalam mendukung ketepatan ibadah umat.

Pada sesi siang, peserta mendapatkan wawasan teknis dari Kasubdit Hisab dan Rukyat Kementerian Agama RI, H. Ismail Fahmi, S.Ag. Beliau memaparkan praktik hisab dan rukyat di Indonesia, mencakup aspek regulasi, penerapan dalam kehidupan keagamaan, serta dinamika penentuan awal bulan Hijriah di tingkat nasional.

Sebagai penutup rangkaian pelatihan, peserta mengikuti sesi praktik penggunaan aplikasi falak yang dipandu oleh Praktisi Ilmu Falak Islam, Ustadz Abdul Aziz Bahalwan. Melalui sesi ini, para peserta dilatih mengoperasikan perangkat digital terkini untuk kebutuhan hisab dan rukyat, mengintegrasikan keilmuan klasik dengan kemajuan teknologi modern.

Pijakan Peran Strategis Ke depan

Antusiasme tinggi ditunjukkan seluruh peserta selama pelatihan berlangsung. Forum ini juga menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi antar-kader daerah dalam membangun jaringan pengembangan program hisab dan rukyat.

Pelatihan Ilmu Falak Tahap I ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembentukan Komite Hisab dan Ru’yah Al Irsyad Al Islamiyyah. Ke depan, komite tersebut akan menjalankan peran strategis dalam penentuan arah kiblat, waktu salat, hisab awal bulan Hijriah, serta pelayanan keagamaan lainnya bagi masyarakat luas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button