SIARAN PERS: Organisasi Pemuda Al Irsyad Tegaskan Sikap terhadap Isu LGBT di Indonesia

JAKARTA, 18 September 2026 — Organisasi Pemuda Al Irsyad menegaskan sikapnya terhadap isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Indonesia. Penegasan sikap tersebut merupakan hasil konsolidasi organisasi yang dilaksanakan pada 18 September 2026 sebagai bagian dari upaya menyatukan pandangan dan langkah organisasi dalam menyikapi perkembangan isu sosial serta moral di tengah masyarakat.
Dalam konsolidasi tersebut, Organisasi Pemuda Al Irsyad menegaskan penolakan terhadap pergerakan maupun upaya normalisasi LGBT di Indonesia yang dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai keagamaan, moral, keluarga, dan tatanan sosial masyarakat.
Sikap tersebut tidak berhenti pada pernyataan penolakan semata, tetapi diwujudkan melalui empat langkah utama:
- Menjaga Lingkungan
Organisasi Pemuda Al Irsyad berkomitmen menjaga lingkungan sosial, pendidikan, keluarga, dan komunitas agar tetap menjadi ruang yang mendukung pembentukan karakter generasi muda berdasarkan nilai agama, moral, tanggung jawab, serta kehidupan bermasyarakat. - Melawan Upaya Normalisasi
Organisasi mengambil sikap tegas terhadap berbagai bentuk pergerakan atau upaya normalisasi LGBT yang dinilai dapat memengaruhi ruang pendidikan, keluarga, kehidupan sosial, maupun pembentukan karakter generasi muda. Langkah ini ditempuh melalui cara-cara yang damai, konstitusional, edukatif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. - Mendidik Generasi Muda
Pemuda Al Irsyad memandang bahwa persoalan sosial tidak cukup dihadapi dengan penolakan, melainkan harus melalui pendekatan pendidikan. Oleh karena itu, organisasi memperkuat edukasi kepada generasi muda mengenai nilai agama, ketahanan keluarga, etika pergaulan, kesehatan sosial, serta tanggung jawab dalam bermasyarakat. - Memperjuangkan Nilai-Nilai yang Diyakini
Organisasi Pemuda Al Irsyad akan terus memperjuangkan nilai-nilai keagamaan, keluarga, moral, dan kehidupan sosial yang menjadi prinsip organisasi melalui jalur dakwah, pendidikan, dialog, advokasi, serta partisipasi aktif masyarakat.
Mendorong Pemerintah di Semua Tingkatan
Dalam konsolidasi tersebut, Organisasi Pemuda Al Irsyad juga mendorong pemerintah di seluruh tingkatan—mulai dari pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga pemerintah pusat—untuk memberikan perhatian serius terhadap isu LGBT dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan terkait keluarga, pendidikan, kepemudaan, perlindungan anak, serta kehidupan sosial masyarakat.
Pemuda Al Irsyad mendorong pemerintah untuk membuka ruang dialog bersama organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, pendidik, keluarga, dan berbagai elemen masyarakat dalam merumuskan langkah yang tepat.
Organisasi Pemuda Al Irsyad menegaskan bahwa sikap ini merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam menjaga nilai-nilai yang diyakini serta memberikan arah pendidikan yang benar kepada generasi muda.
“Kami ingin sikap organisasi ini diterjemahkan bukan sekadar sebagai penolakan, melainkan komitmen untuk menjaga lingkungan, melawan normalisasi LGBT, mendidik generasi muda, dan memperjuangkan nilai-nilai yang kami yaki melalui cara-cara yang bermartabat serta sesuai hukum,” tegas Pemuda Al Irsyad dalam konsolidasi tersebut.
Organisasi Pemuda Al Irsyad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi persoalan ini secara dewasa dengan mengedepankan dialog, pendidikan, ketahanan keluarga, serta menjaga ketertiban dan kehidupan sosial yang harmonis.
Pemuda Al Irsyad
Jakarta, 18 September 2026



