✨ Terbaru! SAI Vol 35 Agustus 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaWanita Al-Irsyad

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Guru TK, PCW Al Irsyad Kota Cirebon Gelar Pelatihan Metode Tartili

CIREBON – Pengurus Cabang (PC) Wanita Al Irsyad Kota Cirebon bekerja sama dengan Majelis Pendidikan dan Pengajaran (MPP) Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah menggelar Pelatihan Membaca Al-Qur’an dengan Metode Tartili pada Sabtu, 19 September 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi, menyelaraskan standar pengajaran, serta memastikan kesiapan para pendidik anak usia dini dalam mendidik para siswa membaca Al-Qur’an secara tartil dan sesuai kaidah tajwid.

Pelatihan ini diikuti oleh 51 peserta yang merupakan guru dari jenjang TK, Kelompok Bermain (KB), dan Pos PAUD Al Irsyad Al Islamiyyah Kota Cirebon. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Badan Pengelola Pendidikan TK (BPPT) PCW Al Irsyad Kota Cirebon, Ustadzah Rodiyah Aziz, S.Pd.Aud., serta jajaran Kepala Sekolah dan Manajemen TK Al Irsyad Al Islamiyyah Kota Cirebon.

Standardisasi Pengajaran dan Penguatan Peran Guru Al-Qur’an

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua MPP PP Al Irsyad Al Islamiyyah, Ustaz Dr. Nandi Mulyadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan arahan strategis terkait pentingnya penjaminan mutu pengajaran Al-Qur’an sejak usia dini.

“Standardisasi pengajaran Al-Qur’an melalui Metode Tartili ini adalah komitmen kita bersama di Al Irsyad untuk memastikan seluruh generasi muda mendapatkan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas dan sesuai kaidah tajwid sejak dini. Para guru TK dan KB merupakan ujung tombak utama dalam membentuk fondasi bacaan serta kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an. Melalui pelatihan ini, kita dorong lahirnya guru-guru Al-Qur’an yang tersertifikasi, kompeten, dan memiliki standar pengajaran yang selaras di seluruh lembaga pendidikan Al Irsyad,” ujar Ustaz Dr. Nandi Mulyadi, M.Pd.

Rangkaian Materi dan Pembekalan Intensif

Memasuki sesi materi inti, Ustaz Ibnu Rochi Syakiran, Lc., memaparkan pengenalan Metode Tartili beserta Standar Operasional Prosedur (SOP) pembelajarannya agar penerapannya di kelas dapat berjalan terstruktur dan efektif.

Selanjutnya, materi disambung dengan sesi Praktek Guru Model yang dipandu oleh Ustadzah Irma Muspidawati. Memasuki sesi siang, para peserta dibagi ke dalam dua kelompok untuk mengikuti simulasi microteaching. Dalam sesi ini, setiap kelompok mengutus lima orang perwakilan untuk mempraktikkan secara langsung teknik pengajaran Tartili di depan instruktur.

Seluruh rangkaian acara ditutup pada sore hari dengan sesi refleksi bersama guna mengevaluasi hasil latihan dan memastikan pemahaman para guru sebelum diterapkan pada kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Melalui pelatihan ini, PCW Al Irsyad Kota Cirebon berharap para tenaga pendidik di lingkungan TK dan KB Al Irsyad semakin percaya diri dan mahir dalam mencetak generasi Qur’ani sejak usia dini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button