Lengkap dengan Program Studi Lanjut dan Karir, Masyarakat Tidak Perlu Ragu Daftarkan Anak ke MA Al Irsyad Bondowoso

Bondowoso – Kepala MA Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso, Ustaz Hairul Rozy, S.Pd, menjelaskan bahwa lulusan MA Al Irsyad tidak hanya fasih dalam ilmu agama dan bahasa Arab. Tetapi juga berhasil studi lanjut ke perguruan tinggi baik agama maupun umum, serta berkarir sebagai Da’i, teknisi, TNI, hingga Polri.
Pernyataan ini menambah kepercayaan masyarakat tentang terbuka lebarnya peluang studi lanjut dan karir bagi para alumni. “Sebagian masyarakat memang ada yang beranggapan bahwa MA Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso ini hanya memfokuskan diri melahirkan para dai. Namun, perlu kami sampaikan bahwa alumni kami tak sekadar fasih berdakwah. Namun banyak dari mereka yang juga sukses studi lanjut dan karir di berbagai bidang,” terang Ustaz Hairul Rozy.
“Alhamdulillah, banyak alumni MA kita kuliah di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta seperti Universitas Jember, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah, dan lainnya. Juga di kampus-kampus Islam seperti STDI Imam Syafi’i Jember, LIPIA Jakarta, bahkan sampai Universitas Islam Madinah,” lanjutnya.
Program enam tahun kami bertujuan untuk memastikan santri menguasai ilmu sesuai kurikulum kami dari MTs hingga MA. Setelah lulus dari MA, kami akan mendampingi santri dalam memilih studi lanjutan,” ujar Ustad Hairul Rozy.
MAAB Siapakan Pemetaan Studi Lanjut dan Karir
Lebih lanjut, Kepala MA Al Irsyad menjelaskan bahwa santri mulai dipetakan dari segi kemampuan dan minat pada kelas 10 melalui program “Goal Setting”. Program ini memberikan gambaran arah, minat, bakat, dan kemampuan santri untuk pengembangan diri.
“Kami fokus pada pendidikan agama seperti ketauhidan, keilmuan bahasa khususnya bahasa Arab dan Al-Qur’an. Namun, kami juga mempersiapkan santri yang ingin mengembangkan diri dalam profesi seperti TNI dan Polri. Alhamdulillah, dalam dua tahun terakhir, beberapa santri kami telah menjadi anggota TNI dan Polri,” tambah Ustad Hairul Rozy.
Selain itu, Ustad Hairul Rozy menegaskan pentingnya mengamalkan ilmu agama di berbagai profesi. “Jika ilmu agama kuat, insya Allah santri kami dapat mendakwahkan itu di semua profesi. Dalam dunia akademisi, santri kami sudah memiliki dasar ilmu agama yang kuat sesuai kurikulum kami, dan mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kami sangat menekankan agar santri MTs wajib melanjutkan ke MA untuk mendapatkan ijazah Mahad yang hanya bisa santri dapatkan setelah lulus enam tahun atau lulus dari MA,” tutup Ustad Hairul Rozy.
Baca juga: MTMA Al Irsyad Bondowoso: Tanamkan Karakter dan Jatidiri Santri Baru



