MTMA Al Irsyad Bondowoso: Tanamkan Karakter dan Jatidiri Santri Baru

Bondowoso. Mulai 8 Juli 2024, Mahad Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso (MAAB) menggelar Masa Ta’aruf Ma’had Al Irsyad (MTMA). Program pengenalan bagi santri baru di Ma’had Al Irsyad ini bertujuan untuk menanamkan karakter disiplin, adab, dan jatidiri santri selama sembilan hari. Acara ini akan ditutup pada hari Selasa, 16 Juli, dengan kegiatan rekreasi ke tempat wisata di Bondowoso.
Ketua panitia MTMA, Ustaz Tri Yuliatiawan, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk disiplin dan karakter santri. “Kami awali MTMA dengan kegiatan bersama TNI, seperti praktik dan motivasi kedisiplinan. Harapan kami, setelah santri baru selesai MTMA, kedisiplinan sudah mulai menjadi budaya dan proses pendidikan karakter bagi santri baru,” ungkapnya.
Selama dua hari pertama, santri menjalani pelatihan kedisiplinan bersama TNI. Metode pelatihan yang interaktif dan menyenangkan dari TNI membuat santri lebih aktif dan nyaman. Seperti yang diungkapkan oleh Irsyad, santri asal Lumajang, “Ya senang, ada cerita menarik dari bapak-bapak tentara. Dan juga kami latihan kedisiplinan, kalau kegiatan padat begini, kami agak lupa pada perasaan ingin pulang,” ujar santri kelas 7 tersebut.
Selain pelatihan bersama TNI, santri juga diberikan wawasan tentang Al Irsyad dan Ma’had Al Irsyad yang mencakup sejarah, keilmuan, dan adab. “Memasuki hari ketiga, pelatihan beralih ke materi tentang Al Irsyad, Ma’had, keilmuan, serta adab santri. Materi ini disampaikan oleh Ustaz Hamdi Maziun, alumni pertama Ma’had, dan Ustaz Huzeim, Wakil Mudir Bidang Keasramaan,” jelas Ustaz Zaenul Abidin, panitia bagian acara MTMA.
Menurut Ustaz Zaenul Abidin, kegiatan MTMA disusun agar selesai sebelum Dzuhur, memberikan waktu istirahat yang cukup bagi santri. Setelah Dzuhur, santri mendapatkan hiburan dan pendekatan dari bagian asrama, khususnya bagi yang masih beradaptasi.
“Kami membagi kegiatan ini antara waktu di madrasah dan asrama. Di madrasah, fokusnya adalah pendidikan karakter dan kegiatan aktif. Sementara di asrama, pendekatan personal dilakukan untuk membantu santri beradaptasi. Harapan kami, semua santri segera merasa betah. Insya Allah, pada tanggal 16 nanti, kami akan mengajak santri baru refreshing bersama asatidzah ke tempat wisata di Bondowoso, agar mereka merasa nyaman bersama kami,” tutup Ustaz Zaenul Abidin.
Baca juga: Santri Mahad Al Irsyad Bondowoso Melaju ke Final Musabaqah Hifzhul Hadis Nasional



