✨ Terbaru! SAI Vol 30 Februari 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaBerita Pusat

Al Irsyad Al Islamiyyah Tegaskan Peran sebagai ‘Bridge Builder’ dalam Halal Bihalal Nasional 2026

JAKARTA TIMUR – Keluarga Besar Al Irsyad Al Islamiyyah menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Haflatul Ied pada Kamis (9/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kegiatan besar ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Pengurus Besar (PB) Wanita Al Irsyad, dan Pengurus Besar (PB) Pemuda Al Irsyad.

Sinergi tiga pilar organisasi ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan visi Al Irsyad sebagai perekat persatuan umat di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi organisasi, di antaranya:

  • Ustaz Prof. Dr. Faisol Nasar Bin Madi, M.A. (Ketua Umum PP Al Irsyad Al Islamiyyah)
  • Ustaz Prof. Dr.-Ing. Ir. Misri Gozan, M.Tech. (Ketua 1 PP Al Irsyad Al Islamiyyah)
  • Ustaz Abdullah Said Thalib (Ketua 2 PP Al Irsyad Al Islamiyyah)
  • Dra. Fahimah Abdul Kadir Askar (Ketua PB Wanita Al Irsyad)
  • Sami Muhammad Hilaby (Ketua PB Pemuda Al Irsyad)

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, serta para Duta Besar dari negara sahabat, seperti Duta Besar Negara Sudan, dan Perwakilan Atase Agama Kedutaan Besar Malaysia. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi lintas elemen umat.

Turut hadir sebagai tamu kehormatan, Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022 Anies Baswedan, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Al Irsyad dalam menjaga ukhuwah Islamiyyah.

“Salut dan terima kasih kepada Al Irsyad Al Islamiyyah yang telah membangun hubungan yang baik antar ormas Islam, bahkan menjadi salah satu yang aktif mendorong agar semua ormas Islam dapat bersatu,” puji Anies.

Ketua I PP Al Irsyad, Prof. Misri Gozan, dalam pidatonya menekankan bahwa organisasi harus bertransformasi secara futuristik untuk menjawab tantangan dunia postmodern. Beliau menyoroti pentingnya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan kontribusi nyata di sektor pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Al Irsyad Al Islamiyyah tidak boleh hanya sekadar menjaga nilai-nilai keislaman secara pasif. Kita harus mengambil peran strategis sebagai penyedia solusi nyata bagi persoalan umat dan bangsa,” tegas Prof. Misri.

Pernyataan ini selaras dengan konsep Cetak Biru Peradaban Wasathiyah yang sedang diusung organisasi, di mana Al Irsyad memposisikan diri sebagai bridge builder (pembangun jembatan) lintas elemen umat, bukan sebagai pemecah belah (divider). Prof. Misri juga menekankan perubahan paradigma dakwah dari sekadar ceramah satu arah menjadi aksi kemanusiaan yang inklusif dan berdampak luas.

Momentum Halal Bihalal ini diakhiri dengan komitmen bersama dari PP, PB Wanita, dan PB Pemuda untuk terus menjaga nilai Islamiyyah Qobla Jam’iyyah—mengutamakan persaudaraan Islam di atas identitas kelompok—demi mewujudkan kemajuan Indonesia yang beradab dan sejahtera.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button