✨ Terbaru! SAI Vol 35 Agustus 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaWanita Al-Irsyad

PB Wanita Al Irsyad Sambut Kunjungan Silaturahmi KPIPA, Perkuat Sinergi Program Keumatan

JAKARTA – Pengurus Besar (PB) Wanita Al Irsyad menerima kunjungan silaturahmi dari Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsa (KPIPA) di kantor sekretariat PB Wanita Al Irsyad, Jalan Dewi Sartika, Jakarta, pada Jumat (28/08/2026). Pertemuan hangat ini mempererat jalinan kerja sama keumatan, mengingat PB Wanita Al Irsyad merupakan salah satu organisasi pendiri KPIPA.

Ketua PB Wanita Al Irsyad, Fahimah Askar, beserta jajarannya menyambut baik kedatangan rombongan KPIPA yang dipimpin langsung oleh sang Ketua, Nurjanah Hulwani, didampingi Hasanah Ubaidillah (Wakil Ketua), Lissa Malike (Sekretaris Jenderal), Tristi (Ketua Bidang Kajian), Sy Nani Rahmani (Ketua Bidang Humas), dan Ambar (Bidang Jaringan Kelembagaan). Dalam dialog interaktif tersebut, Fahimah memaparkan berbagai program keumatan dan kemanusiaan yang sedang dijalankan oleh organisasinya.

Di sektor sosial kemanusiaan, PB Wanita Al Irsyad aktif menggalang donasi untuk korban bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan gempa bumi di NTT, di samping program rutin penggalangan donasi untuk kemerdekaan Palestina.

Fahimah menjelaskan bahwa PB Wanita Al Irsyad—yang saat ini membawahi 10 Pimpinan Wilayah dan 57 Pimpinan Cabang—juga fokus mengembangkan sektor pendidikan khusus dan inklusif. Organisasi ini mengelola Sekolah Luar Biasa Islam (SLBI) serta TK Islam di berbagai daerah, seperti Depok, Bogor, dan Cirebon. Selain pendidikan formal, pembinaan rohani di rumah tahanan (rutan) perempuan Jakarta Timur menjadi program unggulan yang konsisten berjalan.

“Tahun 2018 kami mendirikan masjid di rutan perempuan Jakarta Timur dengan mengumpulkan donasi dari berbagai pihak. Sekarang penghuni rutan secara bergiliran ikut kelas tahsin dan pengajian rutin setiap Jumat. Di Ramadhan kita memberi buka puasa untuk penghuni rutan rata-rata sebanyak 250 paket,” tutur Fahimah.

Tak hanya pembinaan spiritual, PB Wanita Al Irsyad turut memberikan perhatian pada fasilitas kesehatan dan sanitasi dasar. Pihaknya menyediakan akses air bersih siap minum yang bersumber dari air tanah serta rutin membagikan bantuan pembalut bagi para penghuni rutan. Pembinaan moral dan keagamaan tersebut telah membuahkan dampak positif di lingkungan rutan.

“Saya sering berpesan kepada pihak rutan agar memastikan makanan yang masuk atau donasi dari luar harus halal. Sejauh ini sekitar 25 orang menjadi mualaf, baik kembali dari murtad maupun baru masuk Islam,” tambah Fahimah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPIPA Nurjanah Hulwani memaparkan rekam jejak dan visi perjuangan organisasi yang mengusung kepedulian terhadap isu Palestina.

“Di tahap awal ini, KPIPA menghimpun kekuatan umat Islam Indonesia untuk membela Palestina. Tahap selanjutnya kita akan mengajak semua lapisan masyarakat termasuk non-Muslim untuk peduli pada kemerdekaan Palestina,” ujar Nurjanah.

KPIPA merupakan wadah koalisi perempuan di Indonesia yang lahir dari rasa keprihatinan dan kepedulian yang mendalam terhadap penderitaan serta perjuangan rakyat Palestina. Sebagai bagian dari jaringan global Global Women Coalition for Quds and Palestine (GWCQP)—sebuah organisasi perempuan internasional peduli Palestina yang berpusat di Turki dan kini telah berdiri di 61 negara—KPIPA bergerak aktif menyuarakan hak-hak kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina dari Indonesia.

Selama 6 tahun berkiprah, KPIPA konsisten menjalankan program edukasi kepalestinaan kepada masyarakat luas serta memperluas jangkauan strukturnya di berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Sumatera Utara, Depok, dan menyusul wilayah Aceh serta Bangka Belitung. Selain gerakan edukasi dan advokasi, KPIPA juga menggalakkan kemandirian ekonomi melalui wakaf produktif di gedung Meet Her Integrated Facilities, Jakarta Selatan. Usaha berbasis wakaf seperti kafe, daycare, kolam renang, ruang konsultasi, hingga fasilitas gym tersebut dikelola dengan hasil keuntungan yang seluruhnya disalurkan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina.

Tak berhenti di situ, KPIPA juga menggagas berbagai program inovatif masa depan, seperti rencana pembangunan museum Palestina serta penyelenggaraan kuliah kepalestinaan secara daring bekerja sama dengan para akademisi dan pakar. Dalam waktu dekat, KPIPA akan bersinergi dengan PB Wanita Al Irsyad, salah satunya melalui kolaborasi program pembinaan dan berbagi di bulan Ramadhan untuk para penghuni rumah tahanan (rutan) perempuan.

Di akhir pertemuan, PB Wanita Al Irsyad bersama KPIPA sepakat untuk terus mempererat tali ukhuwah Islamiyah serta memperluas kolaborasi pada berbagai program sosial dan keumatan di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button