
Aceh Tamiang — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan dan KSOP Samarinda melalui Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan bersama Ikatan Pilot Alumni Curug (IPAC) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan pasca bencana banjir bandang di Aceh Tamiang. Bantuan tersebut merupakan kontribusi dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan BPSDM Perhubungan, KSOP Samarinda dan IPAC. Penyaluran dilakukan melalui Poltekbang Medan bekerja sama dengan LAZNAS Al Irsyad Al Islamiyyah.
Fokus utama bantuan ini adalah perbaikan sumber air bersih. Selain itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk penyediaan air siap minum serta pemenuhan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Akses air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, terutama pada masa tanggap darurat dan tahap awal pemulihan.
Sejak awal bencana, LAZNAS Al Irsyad Al Islamiyyah telah berperan aktif sebagai mitra pelaksana di lapangan. Lembaga ini melakukan respons darurat sekaligus kegiatan pemulihan di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Kampung Matang Teupah dan sekitarnya. Melalui koordinasi yang intensif, kebutuhan paling mendesak warga terpetakan secara bertahap.
Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Poltekbang Medan dan IPAC menyalurkan berbagai peralatan pendukung. Bantuan meliputi satu unit mesin generator pembangkit listrik dan tiga unit pompa air berkapasitas besar beserta selangnya. Selain itu, tersalurkan pula tiga set pompa air rumah tangga yang dilengkapi water purifier, satu unit mesin power spray, serta tiga unit tandon air berkapasitas 1.000 liter.
Di sisi lain, bantuan logistik juga diberikan untuk membantu kebutuhan harian warga penyintas. Bantuan tersebut berupa beras, pakaian layak pakai, makanan ringan, dan mi instan. Seluruh bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama masa pemulihan berlangsung.
Selain bantuan fisik, dukungan juga diberikan untuk menunjang kelancaran koordinasi relawan di lapangan. Fasilitas komunikasi disiapkan agar proses distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi. Dengan demikian, penanganan bencana diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.


Direktur Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan, Ir. Agus Pramuka, MM., menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan tersebut. “Alhamdulillah, semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat. Kami juga berharap proses serah terima bantuan, pemasangan sarana, hingga beroperasinya aliran air bersih dapat terdokumentasi dengan baik.” ujar Direktur Politeknik Penerbangan Medan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam meringankan beban para penyintas banjir di Aceh Tamiang.
Sementara itu, LAZNAS Al Irsyad Al Islamiyyah yang diwakili oleh Taufiq Shaleh menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikelola secara amanah dan profesional. “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menyalurkan bantuan bagi para penyintas banjir bandang. Insyaallah, amanah ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya dan tepat sasaran,” ujarnya.
Taufiq juga memohon doa agar para relawan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. Ia berharap kolaborasi lintas lembaga ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.



