✨ Terbaru! SAI Vol 30 Februari 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaBerita Pusat

Ketua Umum Al Irsyad Hadiri Buka Puasa di Istana, Tegaskan Komitmen Perdamaian Dunia

Jakarta — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Prof. Dr. Faisol Nasar Bin Madi, M.A., menghadiri buka puasa bersama Presiden Republik Indonesia dengan para ulama serta pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam (5/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum silaturahmi dan dialog antara pemerintah dan para pemimpin umat Islam untuk membahas berbagai isu strategis, baik yang berkaitan dengan kondisi dalam negeri maupun dinamika geopolitik global.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan permohonan dukungan kepada para ulama dan pimpinan ormas Islam dalam menjalankan amanah kepemimpinan nasional. Presiden juga meminta waktu serta kepercayaan dari para tokoh umat untuk menuntaskan berbagai persoalan dalam negeri dan melanjutkan pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju.

Presiden menegaskan komitmennya untuk bekerja secara serius menyelesaikan berbagai tantangan nasional, sekaligus berharap dukungan moral dan kebersamaan dari para pemimpin umat dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan bangsa.

Menanggapi hal tersebut, Al Irsyad Al Islamiyyah menyatakan dapat memahami harapan Presiden dan menyampaikan kesiapan untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat pembangunan nasional serta kemajuan Indonesia.

Kehadiran Prof. Faisol Nasar Bin Madi dalam forum tersebut mewakili Al Irsyad Al Islamiyyah sebagai salah satu organisasi Islam nasional yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. Partisipasi Al Irsyad mencerminkan komitmen organisasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mendukung upaya-upaya yang mendorong stabilitas nasional dan kemaslahatan umat.

Dalam dialog tersebut juga dibahas perkembangan situasi geopolitik global, termasuk meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap stabilitas kawasan dan keamanan internasional.

Sejalan dengan isu tersebut, Pimpinan Pusat Al Irsyad Al Islamiyyah sebelumnya telah menyampaikan pernyataan sikap terkait meningkatnya eskalasi konflik internasional di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataan tersebut, Al Irsyad menyampaikan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat konflik militer yang melibatkan sejumlah negara serta menegaskan bahwa setiap hilangnya nyawa manusia merupakan tragedi kemanusiaan yang harus menjadi perhatian dunia internasional.

Al Irsyad Al Islamiyyah juga menolak segala bentuk penjajahan dan agresi militer yang melanggar prinsip kedaulatan negara serta bertentangan dengan hukum internasional. Organisasi ini menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil, termasuk lembaga pendidikan, rumah sakit, dan fasilitas publik lainnya.

Selain itu, Al Irsyad mendorong masyarakat internasional untuk mengedepankan dialog dan diplomasi sebagai jalan utama penyelesaian konflik. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam diharapkan dapat mengambil langkah konkret untuk menghentikan eskalasi konflik serta mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Melalui partisipasi dalam forum dialog ulama di Istana tersebut, PP Al Irsyad Al Islamiyyah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memperkuat persatuan umat, mendukung pembangunan nasional, serta mendorong terciptanya perdamaian dan keadilan bagi seluruh umat manusia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button