✨ Terbaru! SAI Vol 32 Mei 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
Artikel

Jalani Evaluasi Lapangan: Al Irsyad Siap Alih Kelola STIE Satria Purwokerto

PURWOKERTO – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satria Purwokerto telah melaksanakan agenda evaluasi lapangan terkait usul alih kelola PTS dari Yayasan Pendidikan Jenderal Soedirman ke Yayasan Al Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. Proses evaluasi yang difasilitasi oleh Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini berlangsung pada 10 Juni 2026, bertempat di Kampus STIE Satria, Jalan H.M. Bachroen No. 45, Berkoh, Purwokerto.

Evaluasi lapangan dibuka dengan serangkaian sambutan hangat dari berbagai pihak. Ustaz Sadikun, M.Pd., selaku Ketua Yayasan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, mengawali sesi dengan menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Evaluasi Lapangan Alih Kelola sekaligus menegaskan komitmen yayasan dalam proses transformasi ini. Stefanus Danang, perwakilan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, turut memberikan arahan terkait prosedur evaluasi dengan menekankan objektivitas proses tersebut, di mana beliau menyatakan bahwa pihak kementerian tentu tidak memiliki alasan untuk menolak apabila semua data telah terpenuhi.

Selanjutnya, Gandang Sumardi dari LLDIKTI Wilayah VI menyoroti niat tulus Yayasan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto yang sudah lama berkoordinasi dengan pihaknya untuk mendirikan perguruan tinggi. Namun, dikarenakan adanya moratorium, LLDIKTI menyarankan untuk menempuh jalur alih kelola.

Beliau juga mengenang masa kejayaan STIE Satria yang dahulu memiliki banyak mahasiswa dan sukses meraih berbagai hibah penelitian kementerian, seraya menyampaikan harapan agar Al Irsyad berhasil mengelola dan mengembangkan kembali kampus ini.

Menanggapi hal tersebut, Ustaz Dr. Faizal Wihuda, M.Si., selaku Ketua STIE Satria Al Irsyad AlIslamiyyah Purwokerto, menyatakan kesiapan penuh institusi dengan menegaskan bahwa mereka siap mengelola kampus STIE hingga menjadi universitas sebagai lembaga yang amanah, kompeten, dan menghasilkan lulusan yang unggul serta berwawasan global.

“InsyaAllah, kami siap mengelola kampus STIE hingga menjadi universita sebagai lembaga yang amanah, kompeten, dan menghasilkan lulusan yang unggul dan berwawasan global,” tegas Ustaz Dr. Faizal.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi usulan serta pemeriksaan mendalam terhadap dokumen-dokumen krusial, yang mencakup aspek hukum, aspek keuangan, dan aspek umum. Proses evaluasi ini dipimpin oleh tim evaluator independen dari berbagai universitas bereputasi, di antaranya Dhany Rahmawan (Universitas Trisakti), Agus Purwanto (Universitas Diponegoro), dan Saliman (Universitas Negeri Yogyakarta).

Rangkaian kegiatan ditutup melalui sesi pleno antara tim evaluator dengan pihak pengusul, yang menandai tuntasnya pemeriksaan administratif dan substantif di lapangan. Pihak STIE Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat atas kelancaran proses evaluasi ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi sesuai standar nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button