✨ Terbaru! SAI Vol 36 September 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaBerita Cabang

Ajak Orangtua Refleksi Diri, Komite SMAIT Al Irsyad Purwokerto Gelar Seminar Parenting Bersama Fauzil Adhim

PURWOKERTO – Komite SMAIT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menggelar Seminar Parenting dalam rangkaian Ngaso Spesial bertema “Sudah Benarkah Cara Kita Mencintai Anak?” Kegiatan gratis untuk umum ini menghadirkan pakar parenting, Ustaz Muhammad Fauzil Adhim, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 07.00 s.d. 09.30 WIB, di Masjid Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Kegiatan ini dihadiri orangtua/wali murid SMAIT serta masyarakat umum.

Di awal materinya, Ustaz Fauzil menegaskan bahwa pendidikan anak harus kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah. “Tidak ada persoalan kehidupan yang membuat seorang muslim kehilangan pedoman. Al-Qur’an dan Sunnah telah memberikan prinsip-prinsip yang menjadi petunjuk bagi kehidupan manusia.” Ia mengingatkan, anak adalah amanah, bukan sekadar kebanggaan. “Jangan sampai kita merasa sudah mencintai anak, tetapi ternyata cara kita mencintai justru menjadikan mereka lemah.”

Ia juga mengajak orangtua tidak takut menggunakan perintah dan larangan. Mengutip nasihat Luqman dalam QS. Luqman: 13, ia menegaskan, “Ketika kita ingin menanamkan keimanan, keyakinan, dan prinsip hidup yang kuat kepada anak, apakah kita boleh menggunakan kalimat larangan? Tentu saja boleh.” Tegas tidak sama dengan keras, dan larangan tidak harus disampaikan dengan kemarahan.

Ustaz Fauzil juga mengkritik pola asuh yang hanya berhenti pada larangan. “Jangan sampai anak tidak melakukan keburukan, tetapi juga tidak melakukan kebaikan. Tidak merokok, tetapi juga tidak produktif.” Orangtua perlu membangun himmah, yaitu perpaduan motivasi, tekad kuat, dan tujuan hidup yang kokoh.

Dalam sesi tanya jawab, ia mengingatkan bahwa fasilitas terbaik harus diukur dari manfaatnya. “Apakah fasilitas tersebut menguatkan kemandirian dan ketangguhannya, atau justru membuatnya semakin rapuh?” Ia juga mengajak orangtua menjadikan rumah sebagai lingkungan yang baik, tempat anak merasa aman bercerita dan saling mengingatkan tanpa merendahkan.

Melalui Ngaso Spesial ini, Komite SMAIT berharap orangtua pulang dengan cara mencintai yang tidak hanya membuat anak merasa dicintai, tetapi juga menuntunnya semakin dekat kepada Allah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button