✨ Terbaru! SAI Vol 32 Mei 2026 telah terbit! Unduh sekarang!

Unduh
BeritaBerita Pusat

Buka Training Kaderisasi, Sekjen PP Al Irsyad Tekankan Pentingnya Merawat Visi Organisasi

PURWOKERTO – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Al Islamiyyah, Muhammad Halim Bakhabazy, S.Pd., MM., menegaskan bahwa keberlanjutan sebuah organisasi sangat bergantung pada proses kaderisasi yang konsisten. Tanpa adanya penyiapan kader yang matang, visi besar lembaga terancam tidak dapat diteruskan ke generasi berikutnya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Muhammad Halim saat membuka secara resmi agenda Training Level 1 dan 2 Kaderisasi Al Irsyad Al Islamiyyah pada Senin, 29 Juni 2026. Acara strategis yang diinisiasi oleh Majelis Kaderisasi PP Al Irsyad Al Islamiyyah ini diselenggarakan di Aula Masjid Aisyah, Kompleks Al Irsyad Al Islamiyyah Boarding School (AABS) Purwokerto hingga 4 Juli 2026 mendatang.

Kaderisasi Jadi Benteng Penjaga Visi

Dalam pidato sambutannya di hadapan ratusan peserta, Sekjen PP Al Irsyad Al Islamiyyah ini mengingatkan pentingnya memiliki rasa kekhawatiran yang positif terhadap masa depan estafet perjuangan jam’iyah.

“Kita perlu senantiasa khawatir siapa yang akan melanjutkan perjuangan organisasi Al Irsyad Al Islamiyyah,” ujar Muhammad Halim.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa pergantian figur kepemimpinan adalah hal yang lumrah dan mudah dilakukan di lembaga manapun. Namun, menjaga ruh dan arah perjuangan agar tetap selaras dengan cita-cita awal organisasi merupakan tantangan yang jauh lebih besar.

“Saya yakin bahwa baik organisasi, sekolah, lembaga manapun, tanpa adanya kaderisasi, kepemimpinan bisa digantikan namun visi tidak dapat diteruskan. Inilah pentingnya kaderisasi, agar visi dapat dijaga dan diteruskan,” tegasnya.

Sebaran Materi Kurikulum Training

Guna mewujudkan kedalaman visi yang ditekankan oleh Sekjen, Majelis Kaderisasi telah menyusun kurikulum intensif selama training berlangsung. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup penguatan ideologi, pengenalan jati diri, hingga aspek manajemen teknis yang terbagi ke dalam dua klaster kelas:

1. Materi Kelas Struktural (Pengurus):

  • Hari Pertama: Berfokus pada orientasi personal melalui materi Siapa Saya?, dilanjutkan dengan Pembentuk Diri, serta pemahaman tentang Struktur Pikiran Manusia.
  • Hari Kedua: Memasuki ranah filosofis dan nilai keorganisasian lewat materi Makna Kehidupan, Mengenal Diri dan Mengenal Tuhan, serta Potensi dan Tanggung Jawab Manusia. Sesi siang hingga malam diisi dengan pendalaman ideologi melalui Mabadi Al Irsyad serta Sejarah dan Pemikiran Gerakan.
  • Hari Ketiga: Difokuskan pada ranah taktis-operasional lewat pembahasan Problem Umat di Era Modern (analisis pemetaan masalah & pleno), Manajemen Organisasi (Struktur, Etika, dan Administrasi), serta pemantapan Komitmen Kader sebelum upacara penutupan.

2. Materi Kelas Guru: Selain mendapatkan materi dasar yang selaras dengan kelas pengurus—seperti Siapa Saya?, Pembentuk Diri, Makna Kehidupan, Mengenal Diri dan Mengenal Tuhan, Potensi dan Tanggung Jawab Manusia, Mabadi Al Irsyad, serta Sejarah dan Pemikiran Gerakan —klaster pendidik ini mendapatkan materi pengayaan khusus pada hari ketiga:

  • Problem Umat di Era Modern (Mapping).
  • Pendidikan Islam Berbasis Mabadi yang mengupas tuntas aspek Filsafat, Integrasi, Manajemen Kelas, hingga peran guru sebagai Murabbi.
  • Diakhiri dengan sesi pemantapan Komitmen Kader bersama dengan fasilitator masing-masing kelas.

Kawal Ratusan Peserta dari Berbagai Unsur

Kehadiran dan arahan langsung dari Sekjen PP Al Irsyad ini menjadi pelecut semangat bagi ratusan kader yang hadir. Pelatihan intensif ini diikuti oleh total 264 peserta yang terbagi ke dalam 8 kelas guru (antara lain Kelas Umar Hubeis, H.M Rasyidi, Yunus Anis, Hasbi Ash-Shiddieqy, Salim bin ‘Iwad Balwal, Said bin Abdullah, Sa’id bin Salim Mash’abi, dan Saleh ‘Ubayd ‘Abdat) serta 1 kelas untuk jajaran struktural.

PDF+ 1

Langkah taktis Muhammad Halim dalam mengawal program cetak biru kaderisasi ini juga didukung penuh oleh jajaran pimpinan teras organisasi lainnya yang turut mendampingi dalam upacara pembukaan, antara lain:

  • Drs. Muhammad Sugarbo (Wakil Sekjen PP Al Irsyad Al Islamiyyah)
  • Muhamad Saleh Gisymar, S.H., M.H. (Ketua Majelis Kaderisasi PP Al Irsyad Al Islamiyyah)
  • Dr. Nandi Mulyadi, M.Pd. (Ketua Majelis Pendidikan dan Pengajaran [MPP] PP Al Irsyad Al Islamiyyah)
  • Sadikun, M.Pd. (Ketua Yayasan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto)

Sesuai dengan instruksi organisasi, agenda pembukaan dan penutupan dipusatkan di Aula Masjid Aisyah AABS Purwokerto serta wajib diikuti oleh seluruh peserta dan tim fasilitator guna menjaga kesatuan persepsi perjuangan. Melalui penekanan visi yang disampaikan oleh Sekjen PP Al Irsyad tersebut, para alumni training ini diharapkan pulang ke daerah masing-masing sebagai motor penggerak utama yang siap menjaga, membela, dan mengejawantahkan visi besar Al Irsyad Al Islamiyyah di masa depan.

PDF+ 1

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button